Jawa Timur Juara Kasus Buta Aksara Terpadat

Jawa Timur Juara Kasus Buta Aksara Terpadat
Jawa Timur Juara Kasus Buta Aksara Terpadat
Namun yang menjadi persoalan adalah disparitas atau kesenjangan antar daerah. Dia mencontohkan persentase jumlah kasus buta aksara di Jawa Barat 2,17 persen, artinya lebih baik di banding rata-rata nasional. Tetapi sebaliknya di Papua persentase kasus buta aksaranya mencapai 34,38 persen. Kemudian di NTB persentase buta aksaranya sekitar 11,81 persen. "Tentu sangat jauh dibanding rata-rata nasional," ujarnya.

 

Untuk mengatasi kesenjangan kasus buta aksara ini, Ella menuturkan Kemendikbud menjalankan program pendampingan yang lebih spesifik atau sesuai sasaran. Tahun ini Kemendikbud menetapkan 33 kabupaten dengan kepadatan kasus buta aksara tertinggi sebagai sasaran. "Merujuk data, memang Jawa Timur menjadi penyumbang terbanyak. Yakni ada 13 kabupaten," tandasnya.

 

Ella menuturkan kesenjangan kasus buta aksara juga terjadi di internal provinsi. Dia mencontohkan di Jawa Timur, persentase kasus buta aksara tertinggi ada di Kabupaten Sumenep yakni 24,66 persen. Sedangkan di Kabupaten Malang, persentase kasus buta aksaranya hanya 4,51 persen. Jika dihitung bedasarkan jumlah jiwa, Kabupaten Jember menduduki posisi teratas dengan 181.384 jiwa.

 

"Semua pemda tentu sudah berupaya keras untuk menekan jumlah kasus buta aksara itu," katanya.

 

JAKARTA--Pekerjaan rumah besar menunggu pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News