Jelang Musda, Transparansi Anggaran Ketua KNPI Jaktim Dipertanyakan

Jelang Musda, Transparansi Anggaran Ketua KNPI Jaktim Dipertanyakan
Koalisi Aktivis Pemuda Jakarta Timur saat menggelar aksi di depan Gedung Pemuda, Jalan Velodrom, Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (28/5). Foto: dok pribadi for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - KNPI Kota Jakarta Timur dilanda konflik internal jelang musyawarah daerah yang rencanannya bakal digelar pada 1-3 Juni mendatang. Kinerja panitia musda yang tidak memuaskan hingga minimnya transparansi pengelolaan keuangan organisasi oleh Ketua Iksan Akbar jadi pemicunya.

Masalah-masalah tersebut disuarakan oleh Koalisi Aktivis Pemuda Jakarta Timur saat menggelar aksi di depan Gedung Pemuda, Jalan Velodrom, Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (28/5).

Budi, koordinator aksi yang juga aktivis HMI, menyatakan adanya indikasi penyelewengan anggaran bantuan keuangan untuk KNPI Jaktim.

"Iksan Akbar sudah cacat moral sebagai Ketua KNPI Jakarta Timur, organisasi KNPI ini seakan milik pribadinya, setiap bantuan dari pihak sponsor tidak pernah dilaporkan ke kepengurus apalagi dipertanggungjawabkan kepada OKP sebagai stakeholder KNPI," ucap Budi.

Di samping itu juga Ikhsan Akbar selalu berjalan sendiri dan tidak pernah melibatkan OKP dalam setiap program-program KNPI.

"KNPI ini organisasi keberhimpunan OKP, bukan milik perseorangan, jadi apa yang dilakukan Iksan menunjukan karakter single fighter yang memikirkan dirinya sendiri," tutur Budi.

Pengurus OKP Garda Api Kota Jakarta Timur Anton menyoroti dugaan skenario menjegal para pesaing Iksan Akbar dalam musda nanti.

Dia juga kecewa lantaran tidak ada semangat musyawarah keberhimpunan dalam KNPI.

KNPI Kota Jakarta Timur dilanda konflik internal jelang musyawarah daerah yang rencanannya bakal digelar pada 1-3 Juni mendatang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News