Jelang Ramadan, Kementan Pastikan Pasokan Daging Tersedia

Jelang Ramadan, Kementan Pastikan Pasokan Daging Tersedia
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat meninjau peternakan sapi di PT. TUM, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (3/3). Foto: Fransiskus Adryanto Pratama/JPNN.com

Politikus Nasdem itu memastikan, pihaknya bersama Kementerian Perdagangan, Pemkab Tangerang dan PT Tum siap memaksimalkan kebutuhan daging saat perayaan hari besar itu.

"Sesuai arahan Presiden RI kami berupaya maksimal dalam mengamankan ketersediaan daging ini. Kemendag maupun Kementan bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang dan PT TUM siap memback up kebutuhan hari besar ini," katanya.

Kedua, lanjut menteri SYL, agenda temporeri yakni menjaga ketersediaan daging sapi pascapuasa Ramadan dan Idulfitri sehingga sapi yang sudah dipotong harus segera digantikan agar ketersediaan sapi tetap terjaga secara berkelanjutan.

"Kami tidak bisa hanya (memasok) untuk Ramadan. Kami juga harus bicara sesudah Ramadhn bagaimana in-out sapi yang harus dilakukan sehingga ketersediaannya dapat kami amankan sekaligus kestabilan harga juga ada," katanya.

Ketiga, ialah agenda permanen. Agenda ini merupakan menyiapkan ketersediaan sapi dalam negeri untuk meningkatkan ketahanan pangan untuk ketersedian daging sehingga tidak perlu tergantung dengan negara lain lagi.

"Oleh karena itu Kementan dan Kemendag harus memiliki kerja sama yang kuat tentu dengan Kementerian BUMN juga untuk backup private sektor kami dalam hal ini PT TUM yang sudah berpengalaman menangani supply sapi," ujarnya.

SYL mengatakan, kerja sama itu untuk merencanakan perihal menjaga kestabilan ketersediaan sapi.

"Kami harus sama-sama merencanakan bagaimana selanjutnya untuk menjaga kestabilan ketersediaan sapi," ujarnya.

Kementerian Pertanian bergerak cepat memastikan ketersediaan sapi potong dan daging beku.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News