Jenderal Andika Perkasa: Kami Benar-Benar Mohon Maaf

Jenderal Andika Perkasa: Kami Benar-Benar Mohon Maaf
Dokumentasi - KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa. Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa menyebutkan dari 450 calon taruna Akademi Militer (Akmil) yang lolos untuk mengikuti seleksi tingkat pusat, terdapat 219 orang yang dinyatakan terpapar COVID-19.

Jenderal Andika mengatakan, TNI AD sudah berupaya mengakomodasi calon taruna Akmil yang terpapar COVID-19 untuk bisa melanjutkan seleksi di tingkat pusat.

Dia menyampaikan hal itu ketika memberikan pengarahan kepada para orang tua calon taruna Akademi Militer di seluruh Indonesia terkait calon taruna yang akan mengikuti seleksi pusat, namun sedang terpapar COVID-19.

"Seleksi tingkat pusat, khusus ini kepada rekan-rekan sekalian karena yang lain sudah mulai kemarin (yang tidak terpapar COVID-19), jadi harus dipahami kami sudah berusaha untuk mengakomodasi. Karena sakit COVID-19 bukan keinginan kita, tapi karena kondisi," ucap Kasad dalam siaran TNI AD diterima di Jakarta, Kamis,

"Kita (panitia seleksi) mau tidak mau dibatasi waktu pantukhir. Sementara itu di tingkat pusat juga akan dilakukan seleksi lanjutan seluruh materi. Oleh karena itu dengan berat hati kami terpaksa harus membatasi waktunya," sambung Kasad.

Kasad telah memberikan kesempatan kepada semua orang tua untuk melakukan tes laboratorium PCR pada batas waktu pada 12 Juli sebelum diberangkatkan pada 13 Juli ke Magelang.

Kasad juga meminta kepada para orang tua calon taruna Akmil agar membantu pemulihan imun putra-putra mereka agar nilai CT COVID-19 mendapat hasil negatif.

"Kami benar-benar mohon maaf karena kami memang harus membatasi waktu. Kami ingin para orang tua benar-benar membantu semaksimal mungkin putra-putranya yang masih positif COVID-19 ini agar pulih lebih cepat," ujar Kasad.

Kasad Jenderal Andika Perkasa memastikan pihaknya sudah berupaya mengakomodasi calon taruna Akmil yang terpapar COVID-19.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News