Jenderal Listyo: Waduh, yang Ngomong Bohong Itu

Jenderal Listyo: Waduh, yang Ngomong Bohong Itu
Ilustrasi - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan proses rekrutmen anggota Polri tidak dipungut biaya apa pun alias gratis.

Hal itu disampaikan Jenderal Listyo ketika berbicara melalui panggilan video dengan Teuku Tegar Abadi yang bakal direkrut kapolri menjadi polisi melalui rekrutmen proaktif.

Jenderal Listyo: Waduh, yang Ngomong Bohong ItuKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berbicara lewat panggilan video dengan Teuku Tegar Abadi. (ANTARA/HO-Dokumen Pribadi)

Dalam perbincangan itu, Listyo meminta Tegar jangan khawatir bakal dipungut biaya ketika rekrutmen proaktif tersebut. Kapolri menegaskan perekrutan polisi tidak dikenakan biaya.

"Waduh, yang ngomong (bayar, red) bohong itu," kata Kapolri Jenderal Listyo kepada Teuku Tegar Abadi sebagaimana keterangan tertulis, Sabtu (13/11).

"Jadi, saya pastikan masuk polisi tidak ada yang bayar," lanjut mantan Kabareskrim Polri itu.

Bila dalam proses rekrutmen itu Tegar dimintai biaya oleh oknum, Kapolri Listyo memintanya melaporkan hal itu ke Propam.

Pria kelahiran 5 Mei 1969 itu menyatakan kemampuan dan prestasi adalah hal nomor satu untuk menjadi seorang aparat penegak hukum.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan yang ngomong bohong, jika menyebut masuk polisi itu harus bayar.