JPNN.com

Jika Berstatus Bencana Nasional, NTB Segera Bangkit

Selasa, 21 Agustus 2018 – 21:58 WIB Jika Berstatus Bencana Nasional, NTB Segera Bangkit - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah perlu melakukan berbagai terobosan agar bisa menangani dengan baik bencana gempa bumi yang masih terus terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satu terobosan yang bisa diambil pemerintah adalah segera menetapkan status bencana gempa bumi di NTB sebagai bencana nasional.

“Jika dijadikan bencana nasional maka proses rehabilitasi dan rekonstruksi akan lebih sistemik, terintegrasi dan komprehensif sehingga mempercepat masyarakat NTB bangkit kembali dan sektor pariwisata bisa kembali menggeliat,” kata Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris dalam keterangan persnya, Selasa (21/8).

Menurut Fahira, dirinya memahami status bencana nasional memiliki indikator dan variabel yang harus dipenuhi sesuai undang-undang. Namun, kondisi di NTB saat ini perlu penangangan ekstra dengan mengerahkan semua sumber daya negara.

Anggota DPD dari Provinsi DKI Jakarta ini menjelaskan bencana gempa bumi di NTB berbeda dengan bencana gempa bumi yang biasanya terjadi. Pasalnya, selain gempa susulan terjadi hingga ratusan kali, dan jumlah korban jiwa juga terus bertambah.

Dia meminta pemerintah tidak perlu takut sektor pariwisata NTB akan terpuruk jika menjadikan gempa Lombok sebagai bencana nasional. Sebab bencana gempa di NTB dengan gempa susulan yang intens, sebenarnya sudah menganggu geliat pariwisata di Lombok.

“Turis pasti tidak ada yang datang karena bencana masih terjadi. Turis akan datang jika gempa sudah berhenti dan proses rehabilitasi dan rekonstruksi berlangsung cepat dan tepat,” katanya.

Terpisah, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR Jazuli Juwaini mendesak pemerintah mempercepat penanganan korban gempa bumi Lombok, NTB. Hal ini mengingat intensitas gempa yang masih terus terjadi dan banyaknya korban yang belum atau minim sekali tersentuh bantuan.

"Prioritas utama pemerintah adalah menyelamatkan korban rakyat. Jangan berpikir untung rugi, citra dan lain sebagainya," kata Jazuli, Selasa (21/8).

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...