Jika WNI eks ISIS Pulang, Tidak Sebanding dengan Nilai Kemanusiaan

Jika WNI eks ISIS Pulang, Tidak Sebanding dengan Nilai Kemanusiaan
Lambang ISIS. Foto : AFP

jpnn.com, JAKARTA - Koordinator Nasional Forum Pegiat Media Sosia Independen (FPMSI) Hafyz Marshal mengatakan, jika WNI eks ISIS kembali ke Indonesia, hal itu tidak sebanding dengan nilai kemanusiaan yang diusung dalam kehidupan bernegara.

Dia merujuk pada Pasal 23 huruf (d) dan (f) Undang-Undang Kewarganegaraan Nomor 12 Tahun 2006.

“Sejak mereka menyatakan diri bergabung dengan ISIS, itu sama saja sebagai entitas negara. Mereka telah sukarela melepaskan kewarganegaraan Indonesia-nya," ujarnya, Jumat (7/2).

Menurut dia, memulangkan WNI eks ISIS bukanlah sebuah keputusan yang bijak.

Dia menambahkan, ada banyak pertimbangan yang mesti diambil sebelum memulangkan para WNI eks ISIS itu.

Menurut Hafyz, para WNI eks ISIS itu juga secara langsung sudah mengakui untuk tidak tunduk dan percaya adanya dasar negara Pancasila.

"Ini semua untuk kebaikan dan kemaslahatan bangsa agar kondisi stabilitas keamanan dan pemahaman tetap terjaga," imbuh Hafyz. (jos/jpnn)

Hafyz Marshal mengatakan, jika WNI eks ISIS kembali ke Indonesia, hal itu tidak sebanding dengan nilai kemanusiaan yang diusung dalam kehidupan bernegara.


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News