Jokowi Resmikan Pembangkit Listrik MPP 500 MW

Jokowi Resmikan Pembangkit Listrik MPP 500 MW
Presiden Joko Widodo saat kunker di Kalimantan Barat. Foto: Biro Pers Kepresidenan

Bukan hanya Kalimantan Barat, sejumlah provinsi di Indonesia juga dapat merasakan manfaat dari pembangunan PLTG tersebut.
Selain menggunakan gas sebagai bahan baku yang murah dan tidak merusak lingkungan, PLTG MPP tersebut bisa berpindah tempat sesuai dengan kebutuhan.

"Perlu saya ingatkan bahwa ini adalah Mobile Power Plant, yang bisa dipindah-pindah ke tempat lain kalau memang tempat itu sangat membutuhkan," ucap mantan Wali Kota Solo itu.

Presiden juga memuji pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat yang mencapai 5,22 persen dan berada di atas rata-rata pertumbuhan nasional sebesar 5,02 persen.

Tapi kalau pasokan listriknya tidak disiapkan, maka sulit menarik investor untuk masuk.

Padahal, kata presiden, dengan masuknya investor akan membuka lapangan pekerjaan baru, sehingga pertumbuhan ekonomi daerah tersebut akan ikut meningkat.(fat/jpnn)

Adapun PLTG MPP 500 MW yang telah diresmikan, tersebar pada 8 lokasi, yaitu:

1. MPP Jeranjang–Lombok dengan daya 2x25 MW, yang telah beroperasi sejak 27 Juli 2016;
2. MPP Air Anyir–Bangka dengan daya 2x25 MW, mulai beroperasi 13 September 2016;
3. MPP Tarahan–Lampung dengan daya 4x25 MW, mulai beroperasi 29 September 2016;
4. MPP Nias dengan daya 1x25 MW, mulai beroperasi 31 Oktober 2016;
5. MPP Parit Baru (Pontianak) dengan daya 4x25 MW, mulai beroperasi 8 November 2016;
6. MPP Balai Pungut–Riau dengan daya 3x25 MW, mulai beroperasi 13 November 2016;
7. MPP Suge–Belitung dengan daya 1x25 MW (Roll Suge), mulai beroperasi 22 November 2016;
8. MPP Paya Pasir-Medan dengan daya 3×25 MW (Roll Paya Pasir), mulai beroperasi 9 Desember 2016.

Sembilan infrastruktur kelistrikan yang berhasil diselesaikan PLN di Kalimantan Barat:

Presiden Joko Widodo meresmikan operasional delapan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Mobile Power Plant (MPP) dengan total kapasitas 500 Mega

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News