KAI Antisipasi Adanya Tiket Palsu, Caranya...

KAI Antisipasi Adanya Tiket Palsu, Caranya...
Cetak Tiket Mandiri (CTM) di Stasiun Gambir Jakarta. Foto Yessy Artada/jpnn

jpnn.com - JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mulai memberlakukan sistem check in dan boarding, untuk penumpang dari Stasiun Gambir. Senior Manajer Humas Daop 1 Jakarta Bambang S Prayitno menjelaskan, sistem Chek In Mandiri (CIM) dengan Mesin Cetak Mandiri (CTM) pada dasarnya hampir sama proses validasi penumpang pada mesin.

Nantinya, jika sudah mendapatkan kode booking dan mengetikan pada CTM, penumpang akan mendapatkan struk tanda chek in dan berlaku sebagai tiket KA.

"Jadi tidak perlu lagi tiket seperti biasanya, dan selanjutnya hanya membawa struk boarding pass itu masuk boarding gate (pintu boarding) dengan memperlihatkan Kartu identitas Asli," papar Bambang, Senin (27/6).

Bambang berharap pemberlakuan sistem check in dan boarding ini bisa menghilangkan peredaran tiket palsu, yang beberapa waktu lalu terjadi. Nantinya, jumlah mesin check in mandiri akan ditambah secara bertahap di stasiun-stasiun KA.

Dengan penerapan sistem check-in, boarding pass tidak akan bisa didapatkan penumpang tanpa ada kode boking transaksi pembelian tiket.

"Sehingga dipastikan tidak akan ada lagi penggunaan tiket palsu. Selain antisipasi terhadap tiket palsu, sistem ini juga akan meniadakan ketidaksesuaian tanggal keberangkatan tiket penumpang. Untuk tanggal keberangkatan yang tidak sesuai dipastikan tidak akan berhasil melakukan proses check-in," tandas Bambang. (chi/jpnn)

 


JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mulai memberlakukan sistem check in dan boarding, untuk penumpang dari Stasiun Gambir. Senior


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News