Senin, 24 Juni 2019 – 21:24 WIB

Kakanwil Kemhan Diminta Mewaspadai Ancaman Terhadap Ideologi Negara

Senin, 13 Mei 2019 – 14:30 WIB
Kakanwil Kemhan Diminta Mewaspadai Ancaman Terhadap Ideologi Negara - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu meminta jajaran Kepala Kantor Wilayah Kementerian Pertahanan (Kakanwil Kemhan) untuk terus memprioritaskan dan mewaspadai derasnya ancaman terhadap ideologi negara Pancasila yang merupakan landasan fundamental kekuatan pemersatu bangsa.

Menhan menyampaikan hal itu saat memberikan pengarahan dan pembekalan kepada para pejabat Kakanwil Kemhan dari seluruh wilayah Indonesia, Senin (13/5) di Kantor Kemhan, Jakarta.

Baca JUGA: Pesan Menhan Ryamizard Saat Sosialisasi Bela Negara di CFD Bundaran HI

Pada kesempatan itu, Menhan mengingatkan jajarannya untuk tetap menjaga dan menjamin keselamatan bangsa dari berbagai tantangan dan ancaman yang masih akan terus berlangsung.

Guna menghadapi ancaman ideologi tersebut, menurut mantan Kasad ini, perlu adanya suatu konsep penanaman wawasan kebangsaan yang kuat dan final kepada seluruh rakyat Indonesia agar tidak mudah dipengaruhi dan terprovokasi oleh pemikiran-pemikiran bersifat materialis yang hendak menghancurkan ideologi bangsa yaitu Pancasila.

Ancaman terhadap ideologi negara inilah yang sering disebutkan oleh Menhan sebagai perang modern yaitu suatu metode perang yang relatif meriah. Pasalnya, tanpa mengeluarkan satu letusan peluru pun, pihak musuh sudah dapat menghancurkan pilar dan sendi-sendi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut Menhan, Kakanwil Kemhan merupakan kepanjangan tangan atau Duta-duta Menhan di daerah yang bertugas untuk menjabarkan konsep strategi pertahanan dan penataan wilayah pertahanan sesuai gambar besar arsitektur wilayah pertahanan strategis yang ditetapkan oleh Menhan.

Lebih lanjut, Menhan menekankan kepada segenap Kakanwil Kemhan harus benar-benar mengerti dan memahami tugas pokoknya serta membangun sinergi yang kukuh dan harmonis dengan segenap aparat pemerintah daerah, Kodam dan aparat keamanan lainnya di wilayahnya masing-masing.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar