JPNN.com

Kapolda Harus Ingat, Kapolsek yang Mati-Matian di Lapangan Selama Pandemi Covid-19

Senin, 25 Mei 2020 – 19:25 WIB
Kapolda Harus Ingat, Kapolsek yang Mati-Matian di Lapangan Selama Pandemi Covid-19 - JPNN.com
Kapolda Jatim Irjen Muhammad Fadil Imran menegur kapolsek yang mengantuk pada saat rapat rapat koordinasi pembentukan kampung tangguh penanganan COVID-19 yang digelar Pemkot Surabaya. Foto: Antara/HO-Bagus-Pemkot Surabaya

"Tugas berat itu dilakukan di tengah mereka harus melakukan ibadah puasa dan kekhawatiran terhadap dirinya terkena virus Covid 19," ucapnya.

Karena itu, kata Neta kemudian, sangat manusiawi ketika ada yang tertidur saat rapat di ruangan AC. Apalagi selama ini bertugas di lapangan yang bercuaca panas.

Di satu sisi, Neta menilai sangat wajar Kapolda Jawa Timur marah. Apalagi, rapat tersebut juga dihadiri Pangdam V Brawijaya dan Wali Kota Surabaya.

Namun, hendaknya sebagai pimpinan, Kapolda Jatim juga diharapkan menyadari situasi yang ada dan kerja keras yang dilakukan para kapolsek. Sehingga tidak mengedepankan sikap arogansi sebagai pimpinan.

"Kapolda Jatim bisa belajar dari sikap yang ditunjukkan Menhan Prabowo Subianto. Mantan Danjen Kopassus itu tampak santai mengerjai asisten pribadinya yang ketiduran di sela sela rapat yang dipimpinnya, beberapa waktu lalu," katanya.

Menurut Neta, Prabowo ketika itu malah duduk di samping asisten pribadinya yang sedang tertidur. Tentu saja asisten pribadi itu kaget, saat terbangun dari tidur.

"Bukannya marah, Prabowo hanya tertawa. Tidak ada arogansi yang muncul. Ini menunjukkan sebagai pimpinan, Prabowo menyadari tugas yang diemban asistennya cukup berat, sehingga sangat manusiawi tertidur," ucapnya.

Neta kemudian mengingatkan, tindakan tegas pimpinan terhadap anak buah harus terukur. Selain itu, harus mau mengukur dan menghargai anak buah yang bekerja keras menjadikan Polri yang promoter di tengah pademi Covid 19.(gir/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
natalia