JPNN.com

Kasum TNI Periksa Kesiapan Operasi Satgas Pamrahwan Papua

Kamis, 13 Agustus 2020 – 23:56 WIB
Kasum TNI Periksa Kesiapan Operasi Satgas Pamrahwan Papua - JPNN.com
Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 500/Sikatan Kodam V/Brawijaya dalam rangka operasi Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Papua di Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, Jatim, Kamis (13/8). Foto: Puspen TNI

jpnn.com, SURABAYA - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto melaksanakan pemeriksaan kesiapan Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 500/Sikatan Kodam V/Brawijaya dalam rangka operasi Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Papua.

Pemerisaan tersebut berlangsung di Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, Wonokromo Surabaya, Jawa Timur, Kamis (13/8/2020).

Kasum TNI mengatakan tugas pengamanan daerah rawan yang akan diemban adalah tugas kehormatan dan sekaligus kepercayaan yang harus diemban oleh prajurit Yonif Raider 500/Sikatan.

Fokus dari tugas ini adalah untuk menetralisir berbagai ancaman keamanan dari kelompok separatis bersenjata yang telah menunjukkan niatnya memisahkan diri dari bingkai NKRI melalui berbagai aksi separatis, terorisme dan kejahatan terkoordinasi.

Kepada seluruh unsur Komandan agar memahami tugas pokok Satgas, mempertahankan kesatuan komando dalam bertindak. Setiap saat harus cermat dan peka terhadap rangkaian peristiwa yang terjadi dan jangan mudah terprovokasi.

Pada kesempatan tersebut, Kasum TNI memberikan beberapa penekanan kepada prajurit Yonif Raider 500/Sikatan. Pertama, tingkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yakinkan pada diri masing-masig bahwa tugas ini adalah tugas mulia dan ladang amal ibadah yang harus dilaksanakan secara ikhlas sehingga terlahir sikap memberikan dharma bakti terbaik.

Kedua, laksanakan koordinasi dan komunikasi yang baik dengan komando pengendali, komando operasi serta satgas-satgas lain yang melaksanakan operasi di Papua. 

Ketiga, pelihara moril pasukan agar tetap semangat dan dapat melaksanakan tugas pokoknya. Keempat, pelihara dan pertajam naluri tempur agar tingkat kewaspadaan perorangan maupun satuan tetap terjaga. Kelima, hindari kegiatan yang bersifat rutinitas yang dapat dipelajari oleh lawan.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
fri