Kebutuhan Listrik di KTI Mulai Teratasi

PLN Pusharlis Sukses Bangun 3 PLTM

Kebutuhan Listrik di KTI Mulai Teratasi
Kebutuhan Listrik di KTI Mulai Teratasi
JAKARTA - Problem listrik yang selama ini mendera Kawasan Timur Indonesia (KTI) sedikit teratasi. Tiga Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PTLM) berhasil dibangun di tiga provinsi oleh PLN Pusharlis (Pusat Pemeliharaan Ketenagalistrikan) yang merupakan salah satu unit kerja PT PLN (Persero). 

Menurut Kepala PLN Pusharlis Budi Susanto, pembangunan PLTM ini dilakukan dengan skema EPC di wilayah Lokomboro (Tambolaka, Sumba Barat, NTT), Walesi (Wamena, Papua) dan Sawidogo (Poso, Sulawesi Tengah). Sebelumnya, PLSPusharlis juga telah sukses membangun PLTM kapasitas 1 x 800 kW di Sansarino, Kab.Tuno Una-Una, Sulawesi Tengah.

Budi menjelaskan pengoperasian PLTM tersebut dapat dipenuhi sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya oleh PT PLN (Persero). Ia mencontohkan, pembangunan PLTM Lokomboro yang berkapasitas 2 x 500 kW, hanya perlu waktu satu tahun saja, berkat kegigihan seluruh tim PLN Pusharlis.

Meski terbilang cepat, Budi menjamin kualitas PLTM yang diproduksi dan dibangun oleh tim PLN Pusharlis tidak kalah mutunya dibandingkan produksi luar negeri. Sebab kata dia, memakai bahan baku dalam negeri, rancang bangun dilaksanakan sendiri dan pabrikasi peralatan utama dilaksanakan sendiri sehingga harganya pun menjadi murah. Satu unit PLTM berkapasitas 800 KVA hanya diperlukan Rp 14 milyar.

JAKARTA - Problem listrik yang selama ini mendera Kawasan Timur Indonesia (KTI) sedikit teratasi. Tiga Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PTLM)

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News