Kedua Kaki Nur Hasan Dibuat Bolong Polisi

Kedua Kaki Nur Hasan Dibuat Bolong Polisi
Pelaku Nur Hasan (kedua dari kanan) menunjukkan barang bukti hasil curian. Pelaku didor lantaran kabur saat berusaha diamankan. Foto: Istimewa/Radar Bali

jpnn.com, DENPASAR - Kedua kaki Nur Hasan terpaksa ditembak aparat kepolisian. Pria 34 tahun itu berusaha kabur saat akan ditangkap.

Nur Hasan merupakan pelaku pencurian yang lama dicari aparat Satreskrim Polresta Denpasar.

Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi mengatakan, pelaku merupakan seorang spesialis bobol toko handphone (HP).

Penangkapan bermula dari adanya laporan korban Zulyaden Hasibuan. Dalam laporannya, korban mengaku jika toko Pasar Pulsa yang terletak di Jalan Raya Pemogan No. 223, Banjar Sakah, Pemogan, Denpasar Selatan dibobol maling.

Kejadian itu terjadi pada Rabu (22/4) lalu. "Korban mengalami kerugian berupa 14 unit HP dengan merek Oppo, Realme dan Xiaomi. Dengan total kerugian Rp 29.790.000," terang Iptu Sukadi, Jumat (15/5).

Dalam melakukan aksinya, pelaku asal Situbondo, Jawa Timur, merusak paksa kunci rolling door toko. Dia lalu masuk mengambil semua HP yang ada di etalase toko. Atas kejadian itu, korban melapor ke Polresta Denpasar. 

Berawal dari laporan korban, Tim Resmob Pooresta Denpasar melakukan olah TKP. Selain meminta keterangan para saksi, polisi juga melakukan pengecekan CCTV di seputaran TKP.

Dari sana diketahui bahwa pelaku mengendarai Honda Revo DK 6959 FAR. "Anggota kami akhirnya memburu keberadaan pelaku tersebut setelah mengantongi beberapa bukti," tambah Iptu Sukadi.

Maling spesialis toko handphone akhirnya ditangkap polisi. Pelaku ditembak karena berusaha kabur saat akan ditangkap.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News