Kejam, Serangan Rusia Dalam 1 Malam Menewaskan 600 Petempur Ukraina

Kejam, Serangan Rusia Dalam 1 Malam Menewaskan 600 Petempur Ukraina
Asap meninggi di atas gudang minyak yang terbakar, berlokasi di pinggiran kota, di tengah konflik Ukraina-Rusia di Donetsk, Ukraina, Rabu (4/5/2022). ANTARA FOTO/REUTERS/Alexander Ermochenko/hp/cfo

jpnn.com, MOSKOW - Serangan yang dilancarkan Rusia selama satu malam ke Ukraina menewaskan sekitar 600 petempur Ukraina.

Namun, informasi ini baru berdasarkan klaim Rusia sebagaimana disampaikan Kementerian Pertahanan negara tersebut.

"Pasukan bersenjata Federasi Rusia melanjutkan operasi militer khusus di Ukraina. Lebih dari 600 nasionalis dan 61 unit senjata serta peralatan militer hancur," kata Kementerian Pertahanan Rusia, Kamis (5/5).

Kemenhan Rusia juga mengatakan rudal mereka merusak peralatan penerbangan di lapangan terbang Kanatovo di wilayah Kirovohrad tengah, Ukraina dan gudang amunisi besar di Kota Mykolaiv.

Rusia menerjunkan ratusan ribu tentara ke Ukraina pada 24 Februari.

Aksi itu mereka sebut sebagai operasi khusus untuk melemahkan kemampuan militer negara tetangganya itu sekaligus melenyapkan orang-orang yang dianggapnya nasionalis berbahaya.

Pasukan Ukraina meningkatkan perlawanan, sementara negara-negara barat telah menjatuhkan sanksi terhadap Rusia agar mereka menarik pasukannya dari Ukraina.(Antara/Reuters/JPNN)

Sungguh kejam, serangan Rusia dalam satu malam menewaskan hingga 600 petempur Ukraina.


Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang

Sumber ANTARA

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News