Kemenhub Tambah Trayek Tol Laut, Tahun Ini Jadi 30

Kemenhub Tambah Trayek Tol Laut, Tahun Ini Jadi 30
Kemenhub terus tambah trayek tol laut, tahun ini jadi 30. Foto dok Humas Kemenhub

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, daerah yang dilewati tol laut saat ini masyarakatnya sudah menikmati penurunan harga barang antara 20-30 persen.

Dari data tersebut menunjukkan, program tol laut telah berhasil mengurangi disparitas harga yang selama ini menjerat masyarakat, terutama di wilayah Indonesia timur serta daerah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan (3TP).

Antoni melanjutkan, untuk membantu Indonesia bagian timur terbebas dari disparitas harga, maka diperlukan pelayaran yang berkesinambungan, tetap dan teratur.

Hal ini terjawab dengan dilakukannya penambahan rute baru tol laut dengan kode T-19 di Papua yang dilayani oleh penugasan kapal milik PT Pelni yaitu Kapal Logistik Nusantara 2.

Adapun yang melatarbelakangi penetapan rute tersebut berdasarkan Inpres No. 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Dia juga berharap kehadiran trayek baru ini menjadi sarana memasarkan produksi lokal, berupa hasil pertanian atau perkebunan serta perikanan.

Menurut Antoni, rute tol laut tersebut membuka pelabuhan-pelabuhan baru, di antaranya Kokas di Kabupaten Fak Fak, Korido di Kabupaten Supriori dan Depapre di Kabupaten Jayapura dalam rangka Ships Promote the Trade.

"Dengan adanya rute tol laut di wilayah Papua tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan layanan pelabuhan sehingga dapat memperlancar arus barang, menurunkan biaya logistik dan meningkatkan pemerataan di daerah 3TP," jelas Antoni.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan terus menambah trayek tol laut. Optimalisasi ini sebagai upaya menurunkan disparitas harga barang antara wilayah Indonesia bagian barat dan timur.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News