Kemenko PMK Pastikan Koordinasi Rehabilitasi NTB Berjalan

Kemenko PMK Pastikan Koordinasi Rehabilitasi NTB Berjalan
Plt. Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Desa, dan Kawasan, Kemenko PMK, Sonny HB Harmadi saat kunjungan kerja di hari pertama ke Lombok, NTB, Selasa (11/9). Foto: Humas Kemenko PMK

jpnn.com, LOMBOK - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) memastikan lewat tugas dan fungsi koordinasi, sinkronisasi, serta pengendalian-nya terhadap berbagai upaya percepatan rehabilitasi - rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana Gempa Lombok, NTB, berjalan dengan baik.

Selain itu, pemanfaatan dana desa terus didorong oleh Kemenko PMK dalam membantu percepatan rehab-rekon dibangunnya kembali fasilitas dasar dan umum bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Pulau Seribu Masjid ini.

Plt. Deputi bidang Pemberdayaan Masyarakat, Desa, dan Kawasan, Kemenko PMK, Sonny HB Harmadi, menegaskan hal itu di sela-sela kunjungannya di hari pertama ke Lombok, NTB, Selasa siang Waktu Indonesia Tengah.

Sonny, di hari pertama kunjungan kerjanya ini, mengunjungi langsung sejumlah Posko Pengungsian antara lain di Desa Kekait, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat dan Desa Menggala, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara.

Di kedua posko ini, Sonny menyempatkan diri bercengkarama dengan masyarakat korban bencana dan relawan yang tengah bekerja membantu masyarakat.

Dia juga memastikan khusus untuk percepatan implementasi pembangunan rumah agar segera dilakukan pembersihan puing (land clearing) bisa diselesaikan sesuai dengan target yaitu pada akhir September 2018 ini.

Sonny mengimbau pula agar masyarakat dilibatkan langsung dalam pembersihan puing ini dan dikerjakan secara gotong royong.

Selain itu, Dia lalu meminta agar dilakukan percepatan untuk pembangunan fasilitas fungsi pendidikan, kesehatan, keagamaan, ekonomi dan sosial kemasyarakatan dapat segera pulih dan normal kembali.

Kemenko PMK memastikan koordinasi pelaksanaan rehabilitasi setelah gempa di NTB berjalan baik.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News