JPNN.com

Kemenparekraf Kenalkan Konsep Homestay dan Desa Wisata di Pacitan

Senin, 14 Desember 2020 – 17:06 WIB
Kemenparekraf Kenalkan Konsep Homestay dan Desa Wisata di Pacitan - JPNN.com
Homestay desa wisata. Foto: JPG

jpnn.com, PACITAN - Kemenparekraf/Baparekraf memperkenalkan konsep homestay dan desa wisata saat Bimtek Penguatan Promosi Wisata Minat Khusus dengan penerapan CHSE/K4 pada Sektor Parekraf di Pacitan, Jawa Timur, (11/12/2020).

Sebagai narasumber, Kemenparekraf menghadirkan Doto Yogantoro, yaitu Ketua Desa Wisata Pentingsari, yang juga menjabat Ketua Forum Komunikasi Desa Wisata Yogyakarta, sekaligus Trainer Desa Wisata Institute.

Dalam pemaparannya mengenai, Desa Wisata dan Pemberdayaan Masyarakat yang Berkelanjutan, Doto Yogantoro menyampaikan konsep yang dijalankannya saat membangun Desa Wisata Pentingsari di Yogyakarta.

“Desa Pentingsari awalnya sebuah desa biasa dengan akses yang susah, dan tingkat kehidupan ekonomi dan pendapatan tidak terlalu baik. Padahal, desa ini punya sumber daya alam melimpah namun tidak dimanfaatkan,” katanya.

Untungnya, Desa Pentingsari punya semangat gotong royong dan kebersamaan yang tinggi. Selain itu, masyarakatnya memiliki budaya memelihara alam lingkungan, budaya, dan kearifan lokal.

“Impian sederhananya memberikan nilai tambah pada kehidupan sosial ekonomi dan seni budaya masyarakat desa. Juga membuka diri terhadap dunia luar dengan membangun interaksi positif terhadap pihak lain,” katanya.

Doto mengatakan, desa wisata membutuhkan atraksi yang bisa dinikmati bahkan dilakukan wisatawan. Seperti berkeliling desa dengan sepeda atau jeep terbuka, bercocok tanam, berkebun, hingga membuat kerajinan tangan

“Prinsip pengembangan desa wisata adalah ada produk wisata asli dan lokal, ada keterlibatan warga sikap dan nilai, konservasi daya dukung. Selain itu harus ada Lembaga yang solid, fleksibel, dinamis, mandiri, melibatkan tokoh,” ujarnya

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...