Kementerian PUPR Perbaiki Infrastruktur Rusak di 3 Kabupaten

Kementerian PUPR Perbaiki Infrastruktur Rusak di 3 Kabupaten
Presiden Jokowi, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Kepala BNPB Willem Rampangilei. Foto: Pojokpitu/JPG

“Tanggul beri waktu dua minggu untuk bisa diselesaikan,” kata Presiden Jokowi.

Sementara itu Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto yang ditemui di Pacitan mengungkapkan segera membangun jembatan darurat sebagai pengganti sementara Jembatan Bonjing.

“Penanganannya bersifat darurat agar bisa dilalui dulu sambil dipersiapkan pembangunan jembatan permanennya lebih kurang 100 meter dari hilir jembatan yang ada sekarang,” katanya.

Untuk mencegah kembali rusaknya infastruktur akibat longsor dan bencana banjir bandang, dirinya meminta agar seluruh pemulihan infrastruktur memperhatikan perkuatan pondasi jembatan serta perkuatan tebing di sepanjang jalan nasional.

"Longsoran ini bisa kita cegah kalau kita memahami karakteristik sungai. Tantangan utamanya bagaimana membangun infrastruktur berdasarkan morfologi sungai," kata Arie.

Terkait perbaikan ke depannya, Arie telah berkoordinasi dengan Direktur Jenderal SDA Imam Santoso untuk memperoleh data geometri sungai.

"Saya sudah diskusikan dengan teman-teman SDA supaya kami bisa perbaiki dengan cepat dan juga dengan keandalan yang tinggi," tambahnya.

Menurutnya jebolnya tanggul Sungai Grindulu disebabkan akibat curah hujan yang tinggi dan pada saat bersamaan juga permukaan air laut sedang naik. "Sehingga aliran air tidak bisa ke laut dan berpusar. Itu yang menyebabkan tanggul rusak dan pondasi Jembatan Grindulu terancam," terangnya.

Presiden Joko Widodo minta infrastruktur di tiga kabupaten mendapat perbaikan secepatnya terutama jembatan dan sekolah

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News