JPNN.com

Kena Sanksi Berat, Chelsea Bisa Belajar dari Tottenham dan Atletico

Sabtu, 23 Februari 2019 – 17:10 WIB Kena Sanksi Berat, Chelsea Bisa Belajar dari Tottenham dan Atletico - JPNN.com

jpnn.com, LONDON - Chelsea lagi apes. Klub Premier League asal Kota London itu kena larangan aktivitas transfer dalam dua periode. Namun, situasi yang dimiliki The Blues sebenarnya lebih bagus ketimbang Atletico Madrid yang juga pernah bernasib sama. Chelsea punya lebih banyak pemain di luar sana.

Kalau melihat daftar pemain yang dipinjamkan Chelsea musim ini ada banyak yang berpotensi cemerlang. Di antara pemain itu ada nama-nama seperti Michy Batshuayi (Crystal Palace), Mario Pasalic (Atalanta), Mason Mount (Derby County), dan Tammy Abraham (Aston Villa) yang bisa berkompetisi di tim utama.

Pundit kondang di Inggris, Gary Lineker berkicau kemarin (22/2) sanksi FIFA sebetulnya tidak mematikan Chelsea. Kalau mau berkaca dari tetangganya, Tottenham Hotspur, Chelsea bisa belajar banyak. “Spurs sudah melalui 'hukuman' di dua periode transfer dan mereka baik-baik saja. Saya tahu hal itu bukan hukuman,” tulis Lineker.

(Baca yang ini: FIFA Larang Chelsea Beli Pemain Sampai Musim Panas 2020)

Lineker mengumpamakan Spurs yang memilih menghemat belanja pemain pada bursa transfer musim panas 2018 dan musim dingin 2019 dengan alasan tertentu. Alokasi pembelian pemain dialihkan mengebut perampungan renovasi stadion anyar mereka.

Football London pun mencontohkan trik-trik yang dilakukan Atletico Madrid mungkin bisa menjadi contoh Chelsea. Atleti kena hukuman FIFA pada bursa transfer musim panas 2017 dan musim dingin 2016.

Namun ketika musim 2017-2018 berjalan, Los Colchoneros bukan diam saja tak melakukan pendekatan. Sebelum masa hukuman berakhir pada bursa transfer musim dingin 2018, Atleti menggelar gerilya.

Hasilnya pun signifikan. Atleti mendapatkan Vitolo dari Sevilla dan Diego Costa dari Chelsea. Vitolo diakali dipinjamkan setengah musim ke Las Palmas. Sedang Costa tetap berlatih di kampung halamannya Lagarto, Brasil sebelum bergabung pada Januari 2018 dengan Atleti.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...