Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo Riau Terima Ancaman Mengerikan
jpnn.com, PELALAWAN - Upaya Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo (BTNTN) Riau Heru Sutmantoro menertibkan perambahan hutan lindung tersebut dibalas ancaman mengerikan oleh sekelompok warga.
Ancaman tersebut terjadi saat ratusan warga diduga dari Desa Air Hitam, Kabupaten Pelalawan menggeruduk Kantor SPW1 BTNTN pada Selasa (27/9).
Menurut Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto, warga yang mendatangi Kantor SPW1 BTNTN di Desa Lubuk Kembang Bunga, melakukan aksi coret-coret dinding bangunan hingga memprovokasi petugas.
Salah satu coretan dinding itu bertuliskan kalimat bernada ancaman mengerikan begini; "Kepala Balai. Cabut laporanmu, atau kepalamu kami cabut".
"Ada sekitar 150 orang warga melakukan klarifikasi ke Kantor SPW1 terkait adanya surat yang disampaikan Kepala BTNTN Heru kepada Kepala Desa Air Hitam Tansi Sitorus," kata Kombes Sunarto kepada JPNN.com Rabu (28/9).
Surat dimaksud berisi imbauan agar kepala Desa Air Hitam menghentikan penerbitan surat keterangan tanah (SKT) dan mencabut SKT yang terindikasi masuk dalam kawasan TNTN.
"Setelah menerima surat itu, kepala Desa Air Hitam melakukan rapat dengan masyarakat. Kemudian terjadilah aksi ini," beber Sunarto.
Perwira menengah Polri ini memastikan kondisi saat ini sudah kondusif setelah personel Polres Pelalawan langsung menuju lokasi kejadian.
Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo (BTNTN) Riau mendapat ancaman mengerikan dari sekelompok warga yang menggeruduk kantornya pada Selasa (27/9).
- Berkas Kasus Musim Mas Sudah 7 Kali Bolak Balik, Ada Kendala Apa?
- Ada Wali Kota di Sumbar Dilaporkan ke Polda Riau, Sudah Tersangka?
- Dipromosikan Jadi Komjen, Herry Heryawan Tetap Gaungkan Pesan Ikonik Peduli Alam
- Jadi Tersangka Perusakan Hutan 60 Hektare, Anggota DPRD Kampar Belum Ditahan
- Sulap Hutan Jadi Kebun Sawit, Anggota DPRD Kampar Ini Tersangka
- Kapolda Riau Datangi Pabrik Arang Perusak Mangrove di Bengkalis, 140 Ton BB Disita
JPNN.com




