Kepri Siap Mendukung Potensi Teknologi Pengalengan Okwi Food

Kepri Siap Mendukung Potensi Teknologi Pengalengan Okwi Food
CEO Okwi Food Indonesia Ahmad Dwiyanto menghadiri Rapat Koordinasi Pembinaan UMKM di Gedung Pusat Pemanfaatan dan Inovasi Iptek Cibinong pada saat kunjungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di Bogor, Jawa Barat. Foto: Dok. Okwi Food

jpnn.com, JAKARTA - CEO Okwi Food Indonesia Ahmad Dwiyanto merasa senang lantaran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kini bisa lebih mudah untuk melakukan ekspor kuliner dengan bantuan teknologi pengalengan.

Teknologi pengemasan kaleng akan memudahkan pelaku UMKM untuk membuat kuliner bisa bertahan di suhu ruang selama satu tahun. 

Menurut Dwiyanto, jika selama ini yang terjadi banyak produk kuliner bersantan hanya dapat bertahan untuk bisa dikonsumsi dalam hitungan 8-10 jam saja dalam suhu ruang.

“Namun, kali ini dengan bantuan teknologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bisa tahan hingga satu tahun, tanpa tambahan MSG dan tambahan bahan pengawet,” ujar Ahmad Dwiyanto di sela-sela Rapat Koordinasi Pembinaan UMKM di Gedung Pusat Pemanfaatan dan Inovasi Iptek Cibinong pada saat kunjungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di Bogor, Jawa Barat.

Upaya sosialisasi dan literasi teknologi pengalengan makanan oleh Okwi Food ini bersamaan dengan misi Indonesia dalam Spice Up The World yang dicanangkan sebagai program strategis pemerintah dengan tujuan meningkatkan ekonomi secara masif.

Tak hanya produsen bahan baku rempah saja yang bisa ekspor, namun juga pelaku UMKM di bidang kuliner akan banyak yang turut serta.

Hal ini tentunya akan menjadi kabar baik baik pelaku UMKM yang bergerak di bidang kuliner.

Lantas bagaimana dapat dijamin bahwa kemasan kaleng produk kuliner UMKM ini bisa diawetkan tanpa tambahan bahan pengawet tertentu.

Teknologi pengemasan kaleng akan memudahkan pelaku UMKM untuk membuat kuliner bisa bertahan di suhu ruang selama satu tahun.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News