Keren, Public Relation Mampu Menghipnotis Audience Lewat Tulisannya

Keren, Public Relation Mampu Menghipnotis Audience Lewat Tulisannya
Webinar Hypnowriting dalam PR Writing. Foto: tangkapan layar

jpnn.com, JAKARTA - Menulis ibaratkan roh dari seorang humas (PR). Tulisan PR harus mampu menghipnotis alam bawah sadar audience melalui sebuah tulisan yang akhirnya mempengaruhi opini public.

Ketua Umum Ikatan Pranata Humas Indonesia (Iprahumas), Thoriq Ramadani memaparkan bagaimana sebuah tulisan mengambil peranan penting bagi humas pemerintah.

“Misi seorang humas pemerintah adalah menjaga citra dan reputasi positif pemerintah.” kata Thoriq dalam webinar Hypnowriting dalam PR Writing besutan Media Labs, baru-baru ini.

Citra dan reputasi positif tersebut dibangun dalam berbagai tulisan yang dipublikasikan melalui berbagai channel.

Dia menuturkan saat ini humas pemerintah mulai menulis dari berbagai sisi mulai dari caption di media sosial, pidato pimpinan, publikasi pers, dan lainnya.

Lain halnya dengan narasumber kedua yang merupakan seorang ahli hypnowriting, Asep Herna, Creative Director The Writers.

Dia mengungkapkan bagaimana peran PR dalam mengenal dan mengeksplorasi mental audience untuk dapat mempengaruhi recall/call to action yang tinggi melalui impact yang dibangun.

Hal tersebut dimulai dengan metode-metode penting dalam menulis. Mulai dari pemilihan kata, bunyi, repetisi, metafora dan preposisi.

Tulisan Public Relation bisa menghipnotis dan memengaruhi audicience, bagaimana caranya?

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News