Ketahuilah, Efek Buruk Malas Berolahraga dan Cara Mengatasinya

Ketahuilah, Efek Buruk Malas Berolahraga dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi. Berolahraga. Foto: Pixabay

Sebagai dorongan untuk memotivasi masyarakat Indonesia agar lebih aktif menjalani gaya hidup sehat, V-Soy melalui program Transoymation yang sudah berlangsung selama tiga minggu ini menghadirkan rangkaian program olahraga virtual bagi siapa saja yang ingin memulai gaya hidup sehat, karena dipandu oleh para coaches berpengalaman.

Keberhasilan program tersebut dapat terlihat dari tingginya antusias masyarakat dalam mengikuti workout secara virtual di YouTube V-Soy World yang berlangsung sejak Senin (16/8) yang lalu dengan jumlah penonton lebih dari 10.000 orang.

Selain sesi workout, V-Soy turut menghadirkan sesi sharing secara live di Instagram bersama empat coaches dan dr. Andhika Raspati, SpKO (sport medicine doctor) serta Nana Mirdad terkait gaya hidup sehat.

Sebagai upaya mendorong motivasi masyarakat untuk mulai ikut beralih ke gaya hidup sehat bersama V-Soy, terdapat rangkaian program Transoymation yang telah disiapkan berupa pola latihan setiap minggunya yang dapat diakses melalui channel YouTube V-Soy World.

Pada program #Transoymation, V-Soy juga memberikan hadiah berupa saldo GO-PAY Rp500.000 setiap minggunya serta reward berupa Garmin Watch, Yoga Mat, Smart Watch dan hadiah menarik lainnya bagi perserta terpilih yang aktif mengikuti rangkaian program Transoymation dari awal hingga selesai.

Melalui rangkaian program Transoymation, V-Soy berharap dapat mendorong masyarakat untuk lebih termotivasi dalam menjalani gaya hidup sehat.

Sebagai Smart Soy Solution, V-Soy berkomitmen untuk terus mendukung masyarakat di dalam aktivitas sehari-hari dengan menghadirkan berbagai produk minuman kedelai yang mengandung protein tinggi salah satunya V-Soy Golden Grain. Informasi lebih lanjut mengenai Transoymation dapat diakses melalui https://www.instagram.com/vsoyworldindonesia/.(fri/jpnn)

Efek buruk malas berolahraga dapat berakibat fatal di antaranya meningkatkan risiko obesitas, mengalami gangguan tidur atau insomnia, meningkatkan risiko osteoporosis, dan rentan terserang penyakit kronis seperti diabetes, jantung, hingga stroke.