Ketika Mas Nadiem Bicara soal Bung Karno di Hadapan Bu Mega

Ketika Mas Nadiem Bicara soal Bung Karno di Hadapan Bu Mega
Mendikbud Nadiem Makarim.Foto: Ricardo

“Pameran Buku Bung Karno menunjukkan bagaimana Bung Karno hadir sebagai sosok pemimpin negarawan dan sekaligus pembelajar yang baik. Keseluruhan yang dipelajari, dikonstruksikan dalam imajinasi tentang Indonesia,” kata Hasto.

Sejarawan Bonnie Triyana mengatakan bahwa buku-buku Bung Karno memiliki makna penting. Karena lewat ide-ide yang dipelajari dan diserap Bung Karno dari buku-buku itulah kini Indonesia bisa merdeka.

"Bung Karno menggunakan ide ini sebagai cara menggerakkan kesadaran bangsa menghadapi kolonialisme Belanda," kata Bonnie.

Yang lebih menarik, kata Bonnie, ternyata masing-masing buku yang dipamerkan ini memiliki ceritanya sendiri-sendiri.

Ada buku yang diberikan seorang kawan Bung Karno dari Bandung, di mana saat itu dirinya masih di dalam penjara.

"Ada berbagai buku yang dikirim saat Bung Karno masih dipenjara. Kita cek dalam surat Bung Karno ke sahabatnya, beliau selalu minta dikirim buku di penjara. Dan hasilnya adalah kolaborasi ide yang ditulis di dalam buku 'Di Bawah Bendera Revolusi' dan ratusan pidatonya," urai Bonnie. (tan/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menilai Proklamator RI Bung Karno merupakan penyambung lidah rakyat terbaik yang pernah ada di Indonesia. Bung Karno meskipun dipenjara, tetap menunjukkan kemerdekaan dirinya dati membaca buku.


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News