Khotbah Jumat: Mari Berkahi Rezeki dengan Berbagi

Khotbah Jumat: Mari Berkahi Rezeki dengan Berbagi
Berbagi rezeki dengan anak yatim piatu. Foto dok JPNN.com

Namun justru sebaliknya, rezeki adalah kehendak Allah semata yang terkadang kita alami sendiri 1-1 bisa menjadi 11.

Rasulullah SAW pun telah bersabda yang diriwayatkan HR Muslim:

“Harta tidak berkurang karena bersedekah.”

“Tidaklah seorang hamba memperbaiki sedekahnya kecuali Allah memperbaiki pengganti atas harta tinggalannya.” (HR Ibnu al-Mubarak).

Kekhawatiran berkurangnya rezeki, jika dibagikan kepada orang lain, tentu sangat tidak beralasan. Hal ini karena Allah SWT telah menyebutkan dalam Al-Qur’an bahwa rezeki yang ia berikan bukan hanya dari kita bekerja saja.

Allah memberi rezeki kepada siapa saja yang dikehendakinya dari jalan yang tidak disangka-sangka. Sebagaimana disebutkan dalam Surat At-Thalaq ayat 3:

“Dan Dia (Allah) memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu,”.

Ayat ini menjadi pegangan kita untuk menghilangkan kekhawatiran tentang rezeki di dunia. Allah lah sejatinya yang memiliki skenario rezeki dalam hidup kita.

Rezeki adalah kehendak Allah semata yang terkadang kita alami sendiri 1-1 bisa menjadi 11.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News