Kimia Farma Garap Proyek Ratusan Miliar

Kimia Farma Garap Proyek Ratusan Miliar
Kimia Farma Garap Proyek Ratusan Miliar
JAKARTA - Sepanjang 2011, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) fokus menggeber tiga proyek dengan sejumlah kolega baik dalam dan luar negeri. Tiga proyek yang menjadi konsen perseroan itu dengan investasi ratusan miliar rupiah. Dengan sejumlah agenda proyek itu, kinerja perseroan dipastian akan semakin muncer sepanjang tahun. ”Ini proyek serius dan akan digarap secara maksimal. Itu semua untuk kepentingan stake holder,” papar Syamsul Arifin, Presiden Direktur Kimia Farma, di Jakarta, Rabu (15/6).

Syamsul menyebutkan, proyek pertama bekerja sama dengan perusahaan Tiongkok, Tian Jin King York. Proyek ini adalah pembangunan pabrik injeksi dan hospital solution di Indonesia. Nilai investasi pembangunan pabrik itu sekitar Rp 216 miliar. Pendanaan proyek dengan kapasitas 100 juta ton per tahun itu, 65 persen pinjaman dan 35 persen equity. "Pendanaan berasal dari perbankan nasional dan China," imbuh Syamsul.

Di samping itu, perseroan bakal mencaplok PT Sinkona Lestari (SIL). Untuk kepentingan itu, perseroan menyiapkan dana sebesar Rp 20-25 miliar. Dalam akuisisi itu, perseroan berkepentingan meningkatkan produksi kina. Sebab, indonesia tercatat sebagai produsen kina terbesar dan utama di dunia. "Kami akan menambah penyertaan modal dan bertindak sebagai pengendali,” ulasnya.

Perseroan juga membentuk perusahaan bekerjasama dengan Averroes di Malaysia. Dalam proyek patungan itu, perseroan mengambil kepemilikan minoritas. Itu dilakukan menyusul sukarnya perusahaan asing berkembang di negeri Jiran, Malaysia tersebut. "Ini sebagai bentuk antisipasi pasar ASEAN dan menjadi model waralaba Malaysia," tukasnya.

JAKARTA - Sepanjang 2011, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) fokus menggeber tiga proyek dengan sejumlah kolega baik dalam dan luar negeri. Tiga proyek yang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News