Kisah Perempuan Dokter Hewan, Sejam di Perahu sambil Mengelus Harimau

Kisah Perempuan Dokter Hewan, Sejam di Perahu sambil Mengelus Harimau
HARIMAU: Erni Suyanti Musabine (39), dokter hewan yang bertugas di Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu saat merelokasi harimau sumatera ke habitatnya di kawasan hutan konservasi Bengkulu ke hutan konservasi TWA Seblat hanya dengan menggunakan perahu. Foto: ISTIMEWA/RAKYAT BENGKULU

Belum lagi kendala minimnya pihak yang mau mengulurkan tangan untuk bidang medis konservasi. Alias menolong harimau yang telanjur menjadi korban. Sebagian besar bantuan masih terfokus pada studi populasi, ekologi, dan wildlife crime.

Dihadapkan pada berbagai kesulitan itu, Yanti mengaku kerap hampir putus asa. Namun, seperti Pi Patel yang harus menghabiskan hari-hari yang panjang di tengah Pasifik yang luas bersama Richard Parker, Yanti tak pernah putus harapan.

’’Saya sudah berkomitmen untuk mengabdi dan fokus bekerja melakukan konservasi harimau sumatera di habitatnya,’’ tegasnya. (*/JPG/c5/ttg)


 


DI hadapannya, seekor harimau sumatera tak kuasa bergerak karena terperangkap jerat. Tapi, tak ada sumpit yang memadai. Untuk bisa membius si raja


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News