Kisah tentang Kesabaran Guru Sekumpul Hadapi Penyakit

Kisah tentang Kesabaran Guru Sekumpul Hadapi Penyakit
Ketua MUI Banjar KH Fadlan Asy’ari bercerita kenangan tentang Guru Sekumpul. Foto: MUHAMMAD AMIN/RADAR BANJARMASIN

Sepulangnya Guru Sekumpul dari kontrol di rumah sakit, Guru Fadlan mengakui selalu dibekali uang dalam amplop. uang itu jadi bekal hidup sebagai santri di Bangil. Sejak rutin melayani Guru Sekumpul, ia tidak pernah lagi menerima kiriman uang. Pasalnya, bekal langsung diberikan oleh Guru Sekumpul.

“Uang di dalam amplop itu cukup untuk kebutuhan saya selama tiga bulan. Bila menipis, Guru Sekumpul datang lagi kontrol ke rumah sakit dan singgah ke Bangil. Kemudian memberikan uang lagi. Dan selalu pas uangnya untuk tiga bulan,” ungkap Guru Fadlan. (mam/ay/ran)

Di sela mengaji dan mondok di Pesantren Datu Kelampaian, Bangil, Pasuruan, KH Fadlan Asy’ari melayani Guru Sekumpul di rumah sakit Islam Surabaya.


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News