JPNN.com

KLHK Sosialisasikan Mekanisme dan Kriteria Hijau Proper Tahun 2020

Kamis, 24 September 2020 – 00:47 WIB
KLHK Sosialisasikan Mekanisme dan Kriteria Hijau Proper Tahun 2020 - JPNN.com
Dirjen PPKL KLHK, MR Karliansyah membuka kegiatan Sosialisasi Mekanisme dan Kriteria Hijau PROPER Tahun 2020 melalui Zoom Cloud Meeting dan live streaming Youtube Ditjen PPKL. Foto: KLHK

jpnn.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen PPKL KLHK) menggelar kegiatan Sosialisasi Mekanisme dan Kriteria Hijau PROPER (Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan) Tahun 2020 melalui Zoom Cloud Meeting dan live streaming Youtube Ditjen PPKL.

Acara ini diselenggarakan oleh Sekretariat PROPER KLHK yang dibuka oleh Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL), M.R. Karliansyah, Rabu (23/9) dan berlangsung selama 3 hari hingga Jumat (25/9).

Sosialisasi diikuti kurang lebih 1000 peserta Zoom yang berasal dari 472 perusahaan calon kandidat Hijau PROPER Tahun 2020, dan 503 peserta yang menyaksikan secara langsung melalui kanal Youtube Ditjen PPKL.

Karliansyah dalam sambutannya menjelaskan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) adalah program pengawasan terhadap industri yang bertujuan mendorong ketaatan industri terhadap peraturan lingkungan hidup.

Aspek penilaian ketaatan meliputi: (1) izin lingkungan; (2) pengendalian pencemaran air; (3) pengendalian pencemaran udara; (4) pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3); dan (5) potensi kerusakan lahan (khusus untuk kegiatan pertambangan).

Peringkat PROPER dibagi menjadi 5 yaitu EMAS, HIJAU, BIRU, MERAH, dan HITAM. Peringkat tertinggi adalah EMAS dan peringkat terburuk adalah HITAM. Tahun ini peserta PROPER terdiri dari 2.038 perusahaan.

Lebih jauh, Dirjen Karliansyah menjelaskan sosialisasi ini sebagai ruang diskusi antara Sekretariat PROPER, narasumber, dan para perusahaan peserta PROPER mengenai mekanisme dan kriteria Hijau yang diterapkan pada tahun ini.

Penilaian PROPER Hijau dilakukan melalui proses evaluasi terhadap ketaatan peraturan pengelolaan lingkungan hidup, penerapan sistem manajemen lingkungan, efisiensi energi, konservasi air, pengurangan emisi, perlindungan keanekaragaman hayati, 3R limbah B3 dan limbah padat Non B3 serta pemberdayaan masyarakat.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
fri