KNPI Tidak Terima Pulau Pasir Diklaim Australia, Bakal Ada Aksi Massa

KNPI Tidak Terima Pulau Pasir Diklaim Australia, Bakal Ada Aksi Massa
Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama geram atas klaim sepihak Australia atas Pulau Pasir yang berjarak sekitar 120 kilometer dari Pulau Rote NTT. Ilustrasi Foto: Humas KNPI

Haris menilai klaim Australia ini merupakan sudah menginjak-injak kedaulatan Indonesia.

"Klaim Australia ini sudah menginjak-injak kedaulatan Indonesia, padahal gugusan Pulau Pasir adalah hak mutlak milik masyarakat adat Timor, Rote, Sabu, dan Alor", tegas Haris.

Haris menyerukan akan melakukan aksi besar-besaran pemuda Indonesia kepung Kedubes Australia di Jakarta.

"Apa yang sudah dilakukan oleh Australia sudah mencoreng kedaulatan bangsa, mereka sama sekali tidak menghormati kita sebagai bangsa yang berdaulat. Kami pemuda Indonesia akan kepung Kedubes Australia sampai mereka menarik segala aktivitas di gugusan Pulau Pasir dan meminta maaf kepada Rakyat dan Negara Indonesia", tegas Haris.

Haris juga menyerukan kepada pemerintah pusat untuk bersikap atas aksi tidak terpuji Australia ini.

"Kami berharap ada sikap resmi pemerintah pusat baik Kemenlu, Panglima TNI dan Kemensesneg RI atas klaim sepihak Australia tersebut, terutama kami harapkan Kemensesneg RI untuk segera menerbitkan izin prakarsa pembuatan Peraturan Presiden tentang Optimalisasi Penyelesaian Kasus Montara sebagaimana telah diinstruksikan Presiden RI Joko Widodo pada Februari 2022," tutup Haris.

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama geram atas klaim sepihak Australia atas Pulau Pasir


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News