Kok Berharap Olimpiade Tetap Digelar Meski Jepang Darurat COVID-19?

Kok Berharap Olimpiade Tetap Digelar Meski Jepang Darurat COVID-19?
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari. ANTARA/Bayu Kuncahyo

Nasib Olimpiade 2020 Tokyo kian diragukan di tengah desakan publik Jepang yang ingin agar pesta olahraga tersebut dibatalkan.

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga juga telah memperpanjang status darurat di Tokyo hingga akhir Mei dan sedang berjuang untuk menahan lonjakan kasus COVID-19, yang semakin menimbulkan pertanyaan lebih lanjut tentang apakah Olimpiade harus dilanjutkan.

Namun IOC, panitia pelaksana Tokyo 2020 dan Suga telah menegaskan Olimpiade akan berlanjut dengan cara yang aman dan terjamin.

Panitia pelaksana bahkan telah menerbitkan panduan protokol kesehatan selama Olimpiade, seperti kewajiban tes COVID-19 sebanyak dua kali sebelum keberangkatan hingga tes berkala selama penyelenggaraan berlangsung.

Beberapa ajang uji coba Olimpiade sebetulnya sudah terselenggara dengan sukses. Yang terbaru adalah uji coba cabang atletik di New National Stadium pada Minggu (9/4).

Selama penyelenggaraan berlangsung, para atlet wajib mengikuti tes COVID-19 setiap hari, dan mereka juga ditempatkan di dalam gelembung serta tidak diperkenankan ke luar kecuali menuju stadion.(Antara/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

Kenapa tetap berharap Olimpiade Tokyo digelar sesuai jadwal, meski Jepang sedang mengalami darurat COVID-19?


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Sumber ANTARA

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News