JPNN.com

Kolaborasi Bea Cukai dan Pemangku Kepentingan Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional

Jumat, 07 Agustus 2020 – 19:37 WIB
Kolaborasi Bea Cukai dan Pemangku Kepentingan Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional - JPNN.com
Foto: kiriman dari Bea Cukai

jpnn.com, YOGYAKARTA - Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Tengah (Jateng) dan DIY, Padmoyo Tri Wikanto mengatakan, memperbaiki kondisi perekonomian yang sulit di masa pandemi Covid-19 bukanlah hal yang mudah.

Upaya itu membutuhkan semangat, sinergi dan kolaborasi antarpihak demi kepentingan nasional.

"Saat ini pemerintah sedang menggalakkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan berbagai kebijakan. Tidak mudah karena seolah berpacu dengan angka penyebaran Covid-19 yang tak kunjung reda," ujar Padmoyo Tri Wikanto, Jumat (7/8).

Menyiasatinya, menurut Padmoyo pihaknya telah mengambil langkah untuk terus memberikan fasilitas fiskal secara proaktif, mulai dari asistensi hingga pemberian perizinan.

“Hal ini agar industri merasakan kemudahan dan bantuan pemerintah, agar investasi tetap tumbuh, karyawan tetap dapat bekerja, sehingga kegiatan ekonomi terus berjalan,” ujarnya.

Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) dan para pengusaha yang menjadi stakeholder Kanwil Bea Cukai Jateng DIY pun mengapresiasi langkah Bea Cukai tersebut.

Asisten General Manager PT Fuling Food Packaging Indonesia (FFPI), Jimmy Santoso, yang perusahaannya telah memanfaatkan fasilitas kawasan berikat, mengatakan bahwa keyakinan para investor untuk mendirikan perusahaan di Semarang, Jawa Tengah tidak terlepas dari mudahnya birokrasi.

“Terima kasih kepada Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Bea Cukai Semarang, serta pak Budi Budiatmoko dari GINSI yang telah membantu kami. Membimbing kami sampai kami bisa mendapatkan fasilitas kawasan berikat. Kami berjanji akan bekerja lebih baik lagi, menaati seluruh aturan pemerintah. Awal kami mendirikan perusahaan, kami banyak menemui kesulitan terkait bahan baku. Lalu kami dibimbing oleh GINSI dan para pimpinan Bea Cukai untuk mendapatkan fasilitas dan itu sangat penting untuk ekspor dan impor agar lebih efektif,” ujarnya.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
adek