Komnas HAM Ungkap Alasan Kuat Ma'ruf Pegang Pisau Sebelum Brigadir J Ditembak Mati

Komnas HAM Ungkap Alasan Kuat Ma'ruf Pegang Pisau Sebelum Brigadir J Ditembak Mati
Putri Candrawathi dan Kuat Ma'ruf (kiri) saat rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J, Selasa (30/8). Foto: Youtube/Polri TV Radio

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengungkap alasan tersangka pembunuhan Brigadir J, Kuat Ma'ruf memperagakan adegan memegang pisau saat rekonstruksi.

Adegan yang belakangan diketahui sebagai dugaan tindakan mengancam Brigadir J itu disebut terjadi di rumah Irjen Ferdy Sambo di Magelang.

"Itu peristiwa di Magelang. Dia marah katanya," kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik di gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (31/8)

Taufan mengungkap Kuat Ma'ruf mengaku emosi karena mengetahui peristiwa yang disebutnya tidak senonoh di rumah Ferdy Sambo di Magelang.

"Setelah dia mengetahui ada peristiwa yang tidak senonoh itu, dia marah," terangnya.

Taufan juga mengatakan rekonstruksi dilakukan untuk meyakinkan adanya peristiwa di Magelang.

Namun, Taufan tidak menjelaskan mengenai peristiwa yang dimaksudkannya tersebut.

Taufan juga tak menjelaskan apakah ada niat lain dari Kuat Ma'ruf saat memegang pisau itu.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufik Damanik mengungkapkan alasan Kuat Ma'ruf memegang pisau sebelum Brigadir J ditembak mati

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News