Komunitas Anak Muda Medan Dukung Wacana Capres Alternatif, Ini Alasannya

Komunitas Anak Muda Medan Dukung Wacana Capres Alternatif, Ini Alasannya
Anak muda mendukung gagasan itu karena menguatnya fenomena elitisme di tataran politik nasional. Foto/ilustrasi: arsip JPNN.com/Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Komunitas anak muda menyoroti isu calon presiden alternatif untuk 2024.

Ketua DPD KNPI Sumut, Samsir Pohan mengatakan anak muda mendukung gagasan itu karena menguatnya fenomena elitisme di tataran politik nasional.

Hal itu disampaikan Samsir pada Diskusi Publik 'Sekolah Kebangsaan Pemuda Indonesia' di Medan, Kamis (7/9).

Samsir menilai sudah wajar publik, khususnya anak-anak muda kritis, merasa jenuh lantaran dominasi perpolitikan nasional masih dipegang kelompok elit politik yang itu-itu saja.

Dia menyebut munculnya wacana gerakan alternatif dan kritis dari kalangan anak muda lazim jika merujuk tradisi dan historis partisipasi politik anak muda di Indonesia.

"Nah gerakan capres alternatif ini harus ditempatkan sebagai momentum isu bersama yang menjadi semacam vitamin untuk mengoreksi kehidupan politik yang artifisial, konfliktual dan drama, polarisasi identitas dan penuh egoisme elit ala politik lama," tegas Samsir Pohan.

Samsir menambahkan sudah saatnya anak muda hari ini mengambil sikap, seiring dengan tumbuhnya kesadaran bahwa politik dan kepemimpinan juga tanggungjawab anak muda yang saat ini merupakan populasi terbesar.

"Tantangannya adalah anak muda harus berani menjawab zaman, mengonsolidasikan isu-isu riil anak muda, dan memajukan aspirasi yang solid, dan bukan agenda elit", ujarnya.

Ketua DPD KNPI Sumut, Samsir Pohan mengatakan anak muda mendukung gagasan itu karena menguatnya fenomena elitisme di tataran politik nasional.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News