Konon Ada Peningkatan Angka Keterisian Pasien di Wisma Atlet, Berikut Datanya

Konon Ada Peningkatan Angka Keterisian Pasien di Wisma Atlet, Berikut Datanya
Koordinator Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Mayor Jenderal dr Tugas Ratmono menyebut tingkat keterisian pasien di tempatnya bertugas mengalami peningkatan setelah libur Idulfitri 1442 Hijriah. Ilustrasi: antara

jpnn.com, JAKARTA - Koordinator Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Mayor Jenderal dr Tugas Ratmono menyebut tingkat keterisian pasien di tempatnya bertugas mengalami peningkatan setelah libur Idulfitri 1442 Hijriah.

Angka keterisian pasien per 24 Mei 2021 mencapai 21,77 persen. Angka keterisian itu meningkat dibandingkan data per 17 Mei 2021 yang mencapai 15,02 persen.

"(Meningkat, red) sekian persen dalam sepekan," kata Tugas kepada wartawan, Selasa (25/5).

Jenderal bintang dua itu mengatakan klaster keluarga meningkatkan angka keterisian di RSD Covid-19 Wisma Atlet. Selain itu, faktor arus mudik juga meningkatkan angka keterisian itu.

"Dari cek poin pemeriksaan dilaporkan di sana ada yanv positif dari antigen. Ini memberi kontribusi peningkatan kasus di Wisma Atlet," ujar Tugas.

Namun, kata dia, RSD Covid-19 Wisma Atlet masih bisa mengantisipasi lonjakan pasien. Jumlah tempat tidur RSD Covid-19 Wisma Atlet masih tersedia lebih dari 5.000an pasien.  

"Kalau ada peningkatan bisa kami tingkatkan sampai 8 ribuan tempat tidur. Mudah-mudahan tak sampai seperti itu," ujar Tugas. (ast/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:

Koordinator Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Mayor Jenderal dr Tugas Ratmono menyebut tingkat keterisian pasien di tempatnya bertugas mengalami peningkatan setelah libur Idulfitri 1442 Hijriah.