Konser P!nk di Australia Membuat Harga Akomodasi Naik Gila-gilaan

Vickie-Lee Creighton, yang mengelola QCWA Kissing Point Units, mengatakan tempatnya habis dipesan dalam beberapa jam setelah artis tersebut mengumumkan pertunjukan pertamanya.
"Kami memiliki lebih dari 30 orang dalam daftar tunggu dan jumlahnya terus bertambah setiap hari," katanya.
"Akomodasi yang tersedia tidak cukup untuk acara-acara seperti ini dan dengan kenaikan harga yang terjadi, hal ini justru memperburuk pariwisata di sini."
Vickie-Lee mengatakan "tidak masuk akal" melihat penyedia akomodasi lain menaikkan tarif mereka secara drastis pada akhir pekan P!nk.
"Harga-harga tersebut dinaikkan secara luar biasa, saya bahkan pernah melihat AU$2.500 per malam, hanya untuk apartemen standar kecil dengan satu kamar tidur," katanya.
"Sulit untuk diterima dan sulit dipercaya kalau harga-harga ini melonjak begitu cepat."
"Tidak realistis bagi rata-rata keluarga, pasangan, dan siapa pun kalau harus membayar sebanyak itu."
"Saya tidak melihat gunanya membuat susah keluarga yang hanya ingin datang dan melihat P!nk.
Konser P!nk memicu kenaikan harga akomodasi yang 'tidak masuk akal' di Townsville, sebuah kota kecil di negara bagian Queensland, Australia
- Industri Alas Kaki Indonesia Punya Potensi Besar, Kenapa Rawan PHK?
- Apa Arti Kemenangan Partai Buruh di Pemilu Australia Bagi Diaspora Indonesia?
- Dunia Hari Ini: Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Lagi Anthony Albanese
- Partai Buruh Menang Pemilu Australia, Anthony Albanese Tetap Jadi PM
- Korea Selatan dan Australia Ramaikan Semarang Night Carnival 2025
- Dunia Hari Ini: Israel Berlakukan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan