Kontraktor IKN Nusantara Diingatkan Jangan Merusak Lingkungan

jpnn.com, PENAJAM - Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara mengingatkan para kontraktor yang terlibat proyek pembangunan ibu kota baru di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur wajib menjaga lingkungan.
Penegasan itu disampaikan melalui surat edaran untuk pengendalian kerusakan dan pencemaran lingkungan pada masa pembangunan konstruksi IKN Nusantara.
Surat Edaran (SE) Kepala Otorita IKN tersebut meminta penanggung jawab proyek konstruksi menaati seluruh kewajiban lingkungan dan mengutamakan pencegahan dan kehati-hatian.
"Surat edaran untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan dan pencemaran lingkungan yang tidak terkendali," kata Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Badan Otorita IKN Myrna Asnawati Safitri, Selasa (6/6).
Otorita IKN sedang menyusun kebijakan lain menyangkut lingkungan, seperti pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga.
Kemudian, pedoman bank sampah dan pedoman pengelolaan sampah konstruksi. "Semua itu untuk pengendalian sampah di ibu kota negara baru bernama Nusantara," jelasnya.
Myrna menyebut dengan kebijakan yang sedang disusun akan membuat model pemilahan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) akan diganti.
TPA akan diganti dengan membangun tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) yang bakal dilakukan pada tahun ini.
Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) mengingatkan kontraktor yang terlibat pembangunan di wilayah IKN Nusantara jangan merusak lingkungan.
- Perpindahan Ibu Kota Disebut Bisa Tekan Kemiskinan hingga Kemacetan
- Polres Inhu Ringkus Tiga Penjahat Lingkungan di Batang Gangsal
- Chandra Asri Raih Anugrah ORI di Acara Puncak World Cleanup Day 2023
- Garudafood Gencarkan Program Pengurangan Jejak Emisi Karbon
- Otorita IKN Minta Tambah Dana Rp 3,15 Triliun, Buat Apa?
- CCEP Indonesia Gelar Aksi Bersih-Bersih Serentak di 10 Kota