Korban Keracunan Makanan Reses Anggota DPRD Kota Cimahi Mencapai 326 Orang

Korban Keracunan Makanan Reses Anggota DPRD Kota Cimahi Mencapai 326 Orang
Petugas Puskesmas Padasuka melakukan observasi pada pasien yang diduga keracunan makanan di Posko Keracunan Makanan Puskesmas Padasuka, Cimahi, Jawa Barat, Senin (24/7/2023). (ANTARA/Ricky Prayoga)

jpnn.com, CIMAHI - Korban keracunan makanan acara reses anggota DPRD Kota Cimahi mencapai 326 orang.

Hingga saat ini sudah ada beberapa pasien yang diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

"Berdasarkan data yang kami terima ada 326 yang terdampak, dengan yang dirawat inap ada 198 orang, sementara sisanya rawat jalan," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Cimahi Dwihadi Isnalini, Selasa.

Dia mengatakan korban kebanyakan masih dalam tahap penyembuhan karena masih merasakan sakit seperti mual dan muntah, kemudian demam dan sesak nafas.

"Mungkin perutnya kembung hingga membuat terasa sesak," ucapnya.

Dwihadi memastikan seluruh pembiayaan pengobatan korban keracunan makanan ditanggung Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi dengan menggunakan APBD, mengingat statusnya Kejadian Luar Biasa (KLB).

"Kami mengikuti aturan yang berlaku dan kenapa pembiayaan daerah, bukan dari sumber lainnya seperti BPJS Kesehatan, karena setahu saya jika ada kejadian seperti KLB ini, tidak bisa ditanggung. Kami mempersiapkan segala sesuatunya di awal, yang penting masyarakat tertolong dulu," ucapnya.

Terkait dengan status KLB, Dwihadi mengatakan pemberlakuannya melihat perkembangan selanjutnya seperti apa.

Sebagian korban keracunan makanan reses anggota DPRD Kota Cimahi diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News