Kostratani Kini Ibarat Menu Lengkap di Tengah Pandemi Covid-19

Kostratani Kini Ibarat Menu Lengkap di Tengah Pandemi Covid-19
Foto: Kementan

Adam Munasip, Penyuluh Kostratani Susukan menyampaikan bukti semangat penyuluh pertanian tidak surut dalam mendampingi petani binaan untuk panen padi meski saat pandemi covid-19.

“Capaian panen yang luar biasa, apalagi saat ini kita sedang dihadapkan dengan wabah covid 19. Tapi tidak menghalangi Kami mengejar panen,” kata Adam.

Pemilihan varietas padi ciherang disebutkan Adam karena memiliki produktivitas tinggi, tahan terhadap serangan hama penyakit seperti wereng cokelat biotipe 2 dan cukup tahan biotipe 3, serta tahan hawar daun bakteri strain III dan IV.

“Lahan milik Poktan Sri Genggong ini merupakan lahan sawah irigasi dataran rendah sampai 500 m dpl. petani diajarkan teknik budidaya padi sistem Jajar Legowo dan pemupukan berimbang 3 phonska dengan dosis 100 kg/ha pada saat umur 45 - 50 HST untuk pembentukan sari pati yang sempurna juga mendukung hasil panen raya yang mencapai 10.4 ton GKP per hektare.

Selain itu, penggunaan Combine Harvester saat panen raya selain mempercepat proses panen, juga disinyalir menangkal penyebaran Covid-19. Interaksi orang di lahan ketika panen dapat diminimalisir. Petani dapat menjaga jarak dan tidak berkerumun.

“Petani merasakan alsintan sangat bermanfaat bagi usaha pertaniannya, ditambah lagi aktivitasnya dapat dimonitor dan didokumentasikan menggunakan teknologi Drone dan IT yang terhubung ke Konstratani Susukan selain juga dapat mencegah interaksi dengan petani lainnya,” ujar Adam. (*/jpnn)

Dengan Kostratani, pertanian lebih maju, mandiri, bahkan modern dalam pengolahan.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News