KPK Batal Periksa Rektor IPDN

KPK Batal Periksa Rektor IPDN
KPK Batal Periksa Rektor IPDN
JAKARTA — Setelah Mantan Ketua Pengadaan Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Sulut Boyke Suwuh diperiksa KPK pada Senin (5/8), giliran Rektor IPDN Johanes Kaloh dipanggil. Pemanggilan tersebut bersifat mendengarkan keterangan Kaloh sebagai saksi atas pengadaan mobil Damkar di Sulut.

"Pak Kaloh dipanggil dalam kapasitasnya sebagai mantan sekretaris provinsi Sulut, bukan selaku rektor IPDN," kata Jubir KPK Johan Budi SP.

Hanya saja karena Kaloh berhalangan hadir, jadwal pemeriksaan ditunda Rabu (13/8). "Kalau sesuai jadwal, Pak Kaloh harusnya diperiksa Selasa pagi jam 10.00 WIB. Namun karena beliau tidak bisa hadir jadwalnya ditunda pekan depan," tutur Johan.

Kaloh sendiri yang akan dikonfirmasi tidak berhasil dihubungi. Ponselnya pun dalam keadaan tidak aktif.

Seperti diketahui, Sulut merupakan salah satu daerah yang ikut melaksanakan pengadaan mobil Damkar sesuai radiogram Depdagri pada tahun anggaran 2003/2004. Dalam radiogram itu Dirjen Otda memerintahkan ke daerah-daerah termasuk Sulut untuk pengadaan mobil Damkar dengan spesifikasi tertentu yang ternyata hanya dimiliki satu rekanan yakni PT Istana Sarana Raya. (esy/jpnn)
Berita Selanjutnya:
Ina-Msia Kerjasama Biofuel

JAKARTA — Setelah Mantan Ketua Pengadaan Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Sulut Boyke Suwuh diperiksa KPK pada Senin (5/8), giliran Rektor


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News