Kredit Konsumtif Capai Rp 4,1 Triliun

Kredit Konsumtif Capai Rp 4,1 Triliun
Kredit Konsumtif Capai Rp 4,1 Triliun
Dalam kesempatan yang sama, Asral menjelaskan tentang faktor utama penyebab inflasi di Bumi Tambun Bungai. Antara lain, kebijakan pemerintah daerah, misalnya kebijakan kenaikan tarif dasar listrik, tarif air, dan sebagainya. Serta musim maupun pasokan dari hasil industri di luar daerah Kalteng.

Menurut Asral, Inflasi memang menjadi faktor utama penyebab pengeluaran yang berlebihan. Namun inflasi diperlukan sebagai indikator pertumbuhan ekonomi di suatu wilayah. Naiknya inflasi merupakan faktor utama yang menyebabkan kenaikan BI rate, saat ini BI rate ada di angka 6,5 persen.

BI rate adalah instrumen moneter berupa tingkat suku bunga yang dipakai untuk mengarahkan tingkat inflasi yang ingin dicapai pada kurun waktu tertentu. BI rate mempengaruhi inflasi dari jalur suku bunga (deposito dan kredit), jalur nilai tukar, jalur harga dan ekspektasi. (bin)

PALANGKA RAYA -   Kredit konsumtif masih menjadi primadona di Kalteng. Jumlahnya mencapai Rp 2,3 triliun atau 70 persen dari Rp 3,3 triliun


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News