Kredit Macet Hantui Perbankan Nasional

Non-Performance Loan (NPL) Sudah 4,5 Persen

Kredit Macet Hantui Perbankan Nasional
Kredit Macet Hantui Perbankan Nasional
JAKARTA – Lampu merah mulai menyala di perbankan nasional. Kecemasan para banker sejak krisis mulai merambah kini sudah semakin nyata. Pelan tetapi pasti, angka kredit bermasalah atau non performance loan (NPL) di bank-bank terus menunjukkan peningkatan.

Hingga akhir Maret, angka kredit macet di perbankan diperkirakan mencapai 4,5 persen. Bukan tidak mungkin angka kredit macet ini melewati level 5 persen. Kenaikan yang sangat luar biasa ini muncul karena sampai akhir tahun lalu NPL perbankan rata-rata tak lebih dari tiga persen.

Ini berarti hanya dalam tempo dua bulan lebih, NPL perbankan melonjak luar biasa. Fauzi Ichsan, Senior Vice President Economics and Goverment Relations Head Standard Chartered Bank mengatakan, bukan tidak mungkin NPL perbankan nasional mencapai double digit jika rupiah semakin terpuruk.

Potensi NPL untuk menanjak memang sangat besar. Direktur International Center for Applied Finance and Economics (Inter-CAFÉ) Imam Sugema, misalnya mengatakan, biasanya pengusaha memanfaatkan momen krisis ekonomi untuk ngemplang utang.

JAKARTA – Lampu merah mulai menyala di perbankan nasional. Kecemasan para banker sejak krisis mulai merambah kini sudah semakin nyata. Pelan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News