Kronologi Lengkap Perampokan Sadis Karyawan BRILink yang Tewas Ditembak di Kepala

Kronologi Lengkap Perampokan Sadis Karyawan BRILink yang Tewas Ditembak di Kepala
Ilustrasi- Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara perampokan (ANTARA/HO-Humas Polres Aceh Timur)

jpnn.com, LAMPUNG TIMUR - Polisi masih terus memburu permapok penembak mati Leli Agustin, 20, karyawan BRILink Desa Tambah Subur, Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur pada Jumat sore (21/1) lalu.

Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky A Nasution menyatakan, jajarannya telah mengetahui ciri-ciri perampok yang merampok di BRILink.

"Kami sedang menyelidiki pelaku dan dalam proses pengejaran. Insya Allah tertangkap, karena ada beberapa saksi-saksi yang melihatnya dan ciri-cirinya, mudah-mudahan segera tertangkap," kata Nasution, saat dihubungi, Sabtu (22/1).

Ia menyebutkan pelaku melakukan perampokan di BRILink seorang diri.

Kronologi peristiwa perampokannya pada Jumat kemarin pelaku berpura-pura hendak menarik uang dan mendatangi gerai BRILink sebanyak tiga kali.

"Peristiwanya, pelaku berpura-pura mengambil uang di BRILink, sampai tiga kali datang," katanya.

Kemudian, saat pertama datang, pelaku berpura-pura mau mengambil uang Rp 100 juta, dan dijanjikan karyawan BRILink, jika mau mengambil Rp 100 juta harus janjian terlebih dulu.

Kemudian pelaku pergi dan satu jam kemudian pelaku datang kembali, dan berpura-pura mau mengambil uang Rp 60 juta.

Polisi masih terus memburu permapok penembak mati Leli Agustin, 20, karyawan BRILink Desa Tambah Subur, Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur pada Jumat sore (21/1) lalu.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News