Kronologi Pembunuhan Sekeluarga Berdasar Pengakuan Pelaku, Sadis!

Kronologi Pembunuhan Sekeluarga Berdasar Pengakuan Pelaku, Sadis!
Andi Lala, otak pelaku pembunuhan sekeluarga, tiba di Mapolda Sumut Jalan Sisingamangaraja Medan, Rabu (12/4). Foto: SUTAN SIREGAR/SUMUT POS/JPNN.com

Sementara itu, keponakan Andi Lala, Roni Agara (21) dan temannya Indra Syahputra, ternyata tidak melakukan penganiayaan, mereka hanya menunggu di luar rumah.

Dalam melakukan aksinya, sebagai eksekutor tunggal, usai menghabis Riyanto, kemudian Andi Lala membongkar lemari untuk mencari barang berharga.

Saat itu Sri Ariyani (38), istri Riyanto terbangun. Andi Lala langsung menghantam Yani.

Pembantaian Yani ternyata membangunkan ketiga anaknya. Tanpa belas kasihan, Andi Lala menghajar ketiga bocah malang itu.

Marni (60), mertua Riyanto mendengar suara cucunya menangis. Dia langsung masuk ke dalam kamar. Begitu menghidupkan lampu, Marni juga dibunuh Andi Lala.

Polisi menetapkan tersangka tambahan dalam kasus pembunuhan sadis di Mabar ini. Adalah Riki (23) alias Keriting.

Dia diamankan petugas pada Sabtu (15/4) lalu di rumahnya, Jalan Melati 2, Pasar 4, Dusun Jeruk, Kelurahan Desa Melati 2, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.

Dalam kasus itu, Riki berperan sebagai penadah sepeda motor korban pembunuhan. Ternyata Riki juga masih punya hubungan keluarga dengan Andi Lala.

Andi Lala, otak pelaku pembunuhan satu keluarga di Mabar, Medan Deli, Sumut, sudah buka mulut.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News