Simak Nih, Ini Pengakuan Pembunuh Sadis Satu Keluarga di Medan

Simak Nih, Ini Pengakuan Pembunuh Sadis Satu Keluarga di Medan
Para pelaku pembunuhan satu keluarga di Medan dihadirkan jajaran Polda Sumut. Foto: Sutan Siregar/Sumut Pos/jpg

jpnn.com, MEDAN - Andi Lala, pelaku pembunuhan sadis terhadap Riyanto sekeluarga di Mabar, Medan, akhirnya mengakui kesalahannya dan menyesali perbuatannya.

Namun, Andi Lala menyatakan nekat membunuh satu keluarga lantaran terpengaruh narkoba.

Karena awalnya, dia hanya ingin menghabisi nyawa Riyanto.

"Saya hanya berencana menghabisi Riyanto karena dendam uang saya Rp 5 juta untuk memesan sabu tak dikembalikan. Tapi karena saya sudah panik dan takut ketahuan, itu yang membuat saya nekat menghabisi keluarganya," terang Andi kepada Sumut Pos (Jawa Pos Group) hari ini.

Menurutnya, pemesanan barang haram narkoba jenis sabu kepada Riyanto itu merupakan yang pertama kalinya.

"Dia bilang punya kawan yang bisa memberikan sabu. Jadi saya pesan sama dia, tapi ternyata saya ditipunya," ungkapnya.

Kini Andi Lala harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Hukuman mati terancam diberikan. Atas hal itu Andi Lala mengaku pasrah.

"Saya ikhlas kalau memang itu hukuman yang akan saya terima. Namun, saya berharap ada keringanan. Saya menyesal dan ingin berubah," pungkasnya.(mag-1/fac/gus/adz)


Andi Lala, pelaku pembunuhan sadis terhadap Riyanto sekeluarga di Mabar, Medan, akhirnya mengakui kesalahannya dan menyesali perbuatannya.


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News