Kualitas Udara di Jakarta Memburuk, MS GLOW Kampanyekan Pentingnya Penggunaan Masker

Kualitas Udara di Jakarta Memburuk, MS GLOW Kampanyekan Pentingnya Penggunaan Masker
Ahli kesehatan paru, dr. Januar Habibi, B.Med.Sc, Sp.P. (tengah) dan Direktur Komersial J99 Corp., Amelia Nasution (kanan). Foto Mesya/JPNN.com

Polusi udara terdiri dari berbagai partikel pencemar, salah satu yang paling dominan dan berbahaya adalah PM 2,5. Dengan ukuran 2,5 mikrometer, partikel ini bisa terhirup masuk sampai ke dalam paru-paru dan menyebabkan berbagai gangguan. 

Pada kesempatan sama, ahli kesehatan paru, dr. Januar Habibi, B.Med.Sc, Sp.P. mengungkapkan kualitas udara yang dihirup sangat berpengaruh terhadap kesehatan paru.

Menghirup udara yang tidak sehat atau berpolusi akan menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap kesehatan, tidak hanya paru, tetapi juga organ lainnya seperti jantung dan otak.

“Secara alami, bulu hidung kita berfungsi sebagai penyaring udara yang dihirup, tetapi pada kondisi udara yang sangat berpolusi dibutuhkan penyaring bantuan berupa masker untuk mencegah agar zat polutan (terutama dengan ukuran partikel yang sangat kecil) agar tidak masuk ke dalam sistem pernapasan," tuturnya.

dr. Januar Habibi menambahkan selain menggunakan masker secara rutin, masyarakat sebaiknya bersikap bijak menghadapi kualitas udara yang memburuk.

Beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain dengan memantau kualitas udara melalui aplikasi atau website, memeriksa emisi kendaraan yang digunakan, memilih BBM dengan pembakaran yang baik, serta membatasi penggunaan kendaraan bermotor. 

"Pilih area yang banyak pepohonan, karena dari beberapa penelitian terbukti bahwa pepohonan dapat membantu menyaring polusi udara," ucapnya.

Dia juga memberikan apresiasi kepada MS Glow yang memproduksi masker dengan inovasi tinggi, di mana mengandung Nano Silver dilengkapi dengan Stopper serta terdiri 4 lapisan extra protection. (esy/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!

Kualitas udara di Jakarta makin buruk MS GLOW terus mengampanyekan pentingnya penggunaan masker


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News