Lagi, Jatim Tertinggi Soal Donor Darah

Lagi, Jatim Tertinggi Soal Donor Darah
Ang Herman Anggrek bersama Ketua Umum PMI yang juga Wapres Jusuf Kalla

jpnn.com - jpnn.com - Donor darah tampaknya sudah menjadi kebiasaan positif masyarakat Jawa Timur. Itu terbukti, posisi Jatim yang tidak tergoyahkan dalam jumlah penerima penghargaan dari Presiden. Untuk tahun ini, Jatim mengirimkan 331 orang DDS (Donor Darah Sukarela) yang akan menerima tanda kehormatan Satyalencana Kebaktian Sosial. Rencananya, penganugerahan akan dilakukan malam nanti oleh Presiden Joko Widodo di Millenium Hotel Jakarta.

Penghargaan itu sendiri hanya diberikan pada sukarelawan yang telah mendonorkan darahnya lebih dari 100 kali. ”Kami bersyukur tren donor darah tetap tinggi di Jatim,” kata Ang Herman Anggrek Ketua Fokuswanda (Forum Komunikasi Dermawan Darah 75-100 Indonesia Emas) Jatim.

Menurut Herman, dengan motto totalitas tanpa batas, masyarakat Jatim semakin aware pada kegiatan donor darah. ”Karena tidak harus jadi dokter untuk bisa menyembuhkan pasien, tapi dengan donor darah saja sudah dapat menyelamatkan nyawa sesama,” jelas pria flamboyan tersebut.

Pria yang juga pengurus PMI Provinsi Jatim itu menambahkan, dirinya optimis tren tersebut akan terus naik. Pasalnya jeda waktu untuk donor darah saat ini lebih singkat, yakni dua bulan untuk pria dan 2,5 bulan untuk perempuan. ”Artinya dalam setahun bisa donor 5 – 6 kali,” kata Herman yang sudah mendonorkan darah sebanyak 118 itu.

Setelah Jawa Timur, posisi kedua ditempati DKI Jakarta dengan jumlah penerima penghargaan DDS 170 orang. Total se-Indonesia, dari 34 provinsi hanya 15 provinsi saja yang mengirimkan wakil. Jumlah penerima penghargaan sebanyak 846 orang DDS. (JPNN/pda)


 


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News