Lahirkan Master Pertahanan Kelas Dunia

SBY Resmikan Indonesia Defense Institute

Lahirkan Master Pertahanan Kelas Dunia
MASA DEPAN PERTAHANAN- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan Universitas Pertahanan Indonesia atau Indonesian Defence University (IDU) yang diprakarsai Departemen Pertahanan RI di Istana Negara, Rabu (11/3). Pada saat yang bersamaan Presiden SBY juga membuka seminar internasional “Indonesia 2025: Tantangan Geopolitik dan Kemanan” yang ditandai dengan kuliah perdana yang disampaikan Presiden SBY. Foto: DUDI ANUNG / RUMGAPRES
Alasan lainnya, dunia dan kawasan dimana Indonesia berada terus berubah dan berkembang, termasuk hakikat pertahanan, keamanan, dan perdamaian, termasuk pula dinamika geopolitik dan geoekonomi. "Alasan yang ketiga, kerjasama pertahanan antara Indonesia dengan negara-negara sahabat juga terus berkembang, termasuk telah dikukuhkannya ASEAN Political Security Community di bawah New ASEAN Charter," kata SBY.

   

Pembukaan IDU kemarin juga ditandai dengan seminar internasional. Dalam kuliahnya, SBY menyatakan, Indonesia, karena posisi geografisnya, juga akan berperan penting dalam konstelasi geopolitik dan geoekonomi.

"Indonesia yang memiliki tiga nilai yang saling berpadu dan berbaur yaitu nilai-nilai peradaban Timur, Islam, dan Barat. Hal ini membuat kita memiliki peran penting dalam membangun dialog antar peradaban tersebut," kata SBY.

   

Sebelumnya Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono mengatakan karakteristik khas IDU adalah identitas, integritas, dan nasionalisme. "Sesuai dengan landasan bernegara kenegaraan yang berdasarkan Pancasila," kata Juwono.

    

Sebagai perguruan tinggi di bidang pertahanan, IDU merangkum dan menghimpun pendidikan jenjang S1 dan S2. Sekolah ini akan mengajarkan Sekolah Strategi Perang Semesta (SSPS), Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI dan Sekolah Kajian Pertahanan dan Strategis (SKPS).

JAKARTA - Universitas Pertahanan Indonesia atau Indonesia Defense University (IDU) kemarin diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News