JPNN.com

Lalu Muhammad Zohri Pulang Kampung, Ada Kerinduan, Keharuan

Minggu, 02 September 2018 – 06:10 WIB Lalu Muhammad Zohri Pulang Kampung, Ada Kerinduan, Keharuan - JPNN.com

***

Tiap kali sang adik menelepon sejak gempa besar pertama mengguncang Lombok pada 29 Juli lalu, Baiq Fazilah selalu berusaha menenangkan. Bahwa keluarga dan tetangga di Karang Pansor baik-baik saja.

Bahwa rumah yang telah direnovasi dan minimarket yang baru dibangun sebagai buah kesuksesannya di Finlandia tak mengalami kerusakan. ”Saya melarang dia pulang. Biar berkonsentrasi penuh ke Asian Games,” kata kakak tertua Zohri itu.

Setelah tugas dituntaskan Zohri dengan merebut perak, Baiq lega sang adik akhirnya bisa pulang. ”Dia sempat telepon jangan ada sambutan. Tidak enak kondisi sedih setelah gempa. Tapi, mau bagaimana lagi, warga tidak bisa dibendung keinginannya,” jelas Baiq.

Suasana ramai warga itu, ungkap sang kakak, bukanlah yang pertama. Hampir setiap hari, meskipun Zohri tidak ada di rumah, banyak warga yang datang untuk sekadar melihat kondisi rumah pahlawan baru Indonesia di bidang olahraga itu. ”Ada yang dari Jakarta, Surabaya, Bali. Dari pagi sampai sore datang terus,” katanya.

Baiq berharap Zohri tetap seperti sosok yang dikenalnya dulu. Pendiam dan pemalu. Serta suka bermain di pantai bersama sahabat-sahabat kecilnya. ”Jangan sombong. Tetap semangat terus, jangan mudah menyerah,” tuturnya.

Dan memang demikianlah Zohri. Selain berkumpul kembali dengan keluarga, yang sangat dia rindukan di kampung halaman adalah kesempatan bercanda bersama sahabat-sahabat masa kecilnya. ”Saya ingin main ke pantai lagi. Main bola sama teman-teman lagi,” ucapnya. (*/c9/ttg)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...